Hanya ingin menulis apa yang pernah didengar dan dibaca. Anggap saja
para pembaca sedang mengikuti sebuah kajian yang pematerinya adalah
ustaz/ah. Karena memang ini adalah nasehat mereka yang saya rangkum
menjadi sebuah tulisan sederhana. Jangan anggap ini nasehat saya jika
memang saya belum pantas untuk berbagi tentang ini. Karena jika dilihat
dari segi "status", mungkin saya memang kurang cocok untuk menasehati
perkara ini. Apapun itu, intinya saya tetap mau menulis tentang ini, terserah mau bilang apa. hehe
Baik, saya mulai. Dalam sebuah pertemuan seorang ustazah berkata :
"Menikah itu sejatinya haruslah membuat keimanan kita semakin kokoh.
Pun, begitu juga paham keislaman kita, haruslah semakin membaik.Dalam
segala permasalahan lain pun haruslah kuat. Sebab,hakikatnya berjalan
berdua itu lebih menguatkan daripada sendiri."
Ya, kalau ketika
masih "sendiri" kita mendekati-Nya hanya dengan merangkak atau pun
berjalan, maka ketika "berdua" kecepatannya haruslah bertambah. Apakah
dengan berlari hatta terbang sekalipun. Intinya, haruslah meningkat
kualitas ilmu dan amal kita menjadi lebih baik. Seperti shalat, tilawah,
hafalan dan lain sebagainya. Karena menikah juga berarti membangun
peradaban Islam di rumah kita sendiri. Ustaz Salim A. Fillah mengatakan
bahwa "Rumah adalah Madrasah peradaban cahaya, adalah tugas kita untuk
menghadirkan syurga di rumah kita dengan cara berusaha menata diri kita
menjadi pribadi syurgawi".
